Seluruh Rincian Indikator Nasional Mutu (Versi Aksesibilitas):
[INM-01] Kepatuhan Kebersihan Tangan
Standar: >= 85% | Rata-rata: 96.64% | Status: Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Kepatuhan Kebersihan Tangan mempertahankan tren yang stabil, konsisten berada di atas target 85%. Hal ini menunjukkan tingkat kepatuhan yang sangat baik dari seluruh staf medis terhadap protokol kebersihan tangan.
[INM-02] Kepatuhan Penggunaan APD
Standar: 100% | Rata-rata: 100.00% | Status: Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) mempertahankan tren yang stabil. Hal ini mengindikasikan bahwa tenaga kesehatan di RSI Wonosobo telah meningkatkan kepatuhan dalam standar penggunaan APD secara konsisten untuk mencegah infeksi dan menjaga kesehatan tenaga kesehatan
[INM-03] Kepatuhan Identifikasi Pasien
Standar: 100% | Rata-rata: 99.91% | Status: Tidak Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Kepatuhan Identifikasi Pasien mengalami tren penurunan, tidak mencapai target. Hal ini terjadi karena ada staf yang tidak melakukan identifikasi pasien
Rekomendasi: Melakukan reedukasi kepada seluruh PPA untuk melakukan identifikasi pasien minimal dengan 2 identitas penanda dan komunikasi pertanyaan terbuka, melakukan simulasi langsung di unit kerja mengenai teknik komunikasi efektif saat identifikasi (misal: menggunakan pertanyaan terbuka, "Sebutkan nama lengkap dan tanggal lahir Bapak/Ibu?"), dan tingkatkan supervisi oleh kepala Unit/Ruang atau kepala TIM.
[INM-04] Waktu Tanggap Operasi Seksio Sesarea Emergensi
Standar: >= 80% | Rata-rata: 100.00% | Status: Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Waktu Tanggap Operasi Seksio Sesarea Emergensi mempertahankan tren yang stabil, berada di atas target 80%. Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan kepatuhan Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) untuk datang sesuai dengan jadwal program operasi.
[INM-05] Waktu Tunggu Rawat Jalan
Standar: >= 80% | Rata-rata: 67.96% | Status: Tidak Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Waktu Tunggu Rawat Jalan mengalami tren peningkatan meski tidak mencapai target 80%. Kehadiran dokter belum sepenuhnya sesuai dengan jadwal pelayanan yang telah ditetapkan. Penyesuaian jadwal melalui reschedule sudah dilakukan, namun masih terdapat ketidaksesuaian antara jadwal dengan realisasi kedatangan dokter sehingga berpengaruh terhadap waktu tunggu pasien.
Rekomendasi: Melakukan koordinasi rutin dengan dokter spesialis/DPJP terkait komitmen ketepatan waktu pelayanan dan mengusulkan pengembangan sistem antrean berbasis estimasi waktu pemeriksaan, sehingga waktu kedatangan pasien dapat disesuaikan dengan jadwal dokter
[INM-06] Penundaan Operasi Elektif
Standar: <= 5% | Rata-rata: 0.69% | Status: Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Penundaan Operasi Elektif mengalami tren fluktuatif dan mencapai target ≤5%.
[INM-07] Kepatuhan Waktu Visite Dokter
Standar: >= 80% | Rata-rata: 63.73% | Status: Tidak Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Kepatuhan Waktu Visite Dokter berada pada tren fluktuatif dan tidak mencapai target 80%. Hal ini terjadi karena sebagian besar DPJP adalah dokter part-time, visite rawat inap dilaksanakan setelah pelayanan di rumah sakit utama, dan klinik rawat jalan.
Rekomendasi: Evaluasi berkala dan secara bertahap terus menambah DPJP tetap atau fulltimer
[INM-08] Pelaporan Hasil Kritis Laboratorium
Standar: 100% | Rata-rata: 100.00% | Status: Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Pelaporan Hasil Kritis Laboratorium mempertahankan tren yang stabil, dan mencapai target 100%. Hal ini mengindikasikan bahwa seluruh hasil kritis laboratorium telah dilaporkan sesuai dengan prosedur dan dalam waktu yang tepat.
[INM-09] Kepatuhan Penggunaan Formularium Nasional
Standar: >= 80% | Rata-rata: 93.08% | Status: Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Kepatuhan Penggunaan Formularium Nasional mempertahankan tren peningkatan dan konsisten berada di atas target 80%. Penurunan capaian terjadi karena masih ditemukannya resep obat yang tidak sesuai dengan ketentuan Formularium Nasional.
[INM-10] Kepatuhan Terhadap Alur Klinis (Clinical Pathway)
Standar: >= 80% | Rata-rata: 92.31% | Status: Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Kepatuhan Terhadap Alur Klinis (Clinical Pathway) mengalami tren peningkatan dan berada di atas target 80%.
[INM-11] Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Pasien Jatuh
Standar: 100% | Rata-rata: 100.00% | Status: Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Kepatuhan Upaya Pencegahan Risiko Pasien Jatuh mempertahankan tren yang stabil dan mencapai target 100%. Hal ini mengindikasikan sistem monitoring dan kesadaran staf terhadap keselamatan pasien (patient safety) sudah berjalan dengan sangat baik di semua linis serta kepatuhan yang sempurna dalam melakukan observasi terhadap pasien berisiko jatuh tinggi.
[INM-12] Kecepatan Waktu Tanggap Komplain
Standar: >= 80% | Rata-rata: 100.00% | Status: Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Kecepatan Waktu Tanggap Komplain mempertahankan tren yang stabil dan berada di atas target 80%. Hal ini mengindikasikan bahwa adanya kerjasama antar unit kerja/pelayanan sehingga komplain dapat terselesaikan dengan baik Respons cepat terhadap komplain tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga mencerminkan komitmen tinggi dalam merespons dan menyelesaikan keluhan pasien secara efektif.
[INM-13] Kepuasan Pasien
Standar: >= 76.61% | Rata-rata: 94.19% | Status: Tercapai
Analisa: Pada triwulan III tahun 2026, capaian indikator Kepuasan Pasien mempertahankan tren yang stabil dan berada di atas target 76,61%.